Qiraati Hadlir di Jagad Maya

referensi metode ilmu baca al-Quran

Mengapa Surah At Taubah Tidak Diawali Dengan Basmalah?

Surat At-Taubah, atau sering disebut juga dengan nama surat Baro’ah. Disebut dengan Baro’ah yang bermakna pemutusan hubungan, karena isinya merupakan bentuk pemutusan hubungan (perjanjian damai) dengan musuh-musuh Islam saat itu. Surat ini diturunkan sesudah Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam kembali dari peperangan Tabuk yang terjadi pada tahun 9 H. Pengumuman ini disampaikan oleh Saidina Ali radiyallahu ‘anhu pada musim haji tahun itu juga.

Pada penulisan surat At-Taubah dalam mushaf Al-Qur’an, lafadz basmalah
tidak dicantumkan dipermulaan surat tersebut. Hal tersebut berbeda dengan surat-surat yang lainnya yang mencantumkan basmalah di permulaan ayat. Ada beberapa penjelasan dari para ulama mengapa basmalah tersebut tidak dicantumkan di permulaan surat At-Taubah. Baca entri selengkapnya »

Filed under: Ilmu Tafsir, , , , , , , , , , , ,

Tafsir Sufi

              Perkembangan sufisme yang kian marak di dunia Islam ditandai oleh praktik-praktik asketisme dan askapisme yang dilakukan oleh generasi awal Islam. Hal ini dimulai sejak munculnya konflik politis sepeninggal nabi Muhammad SAW. Praktik seperti terus berkembang pada masa berikutnya.

              Seiring berkembangnya aliran sufi. Merekapun menafsirkan alqur’an sesuai dengan faham sufi yang mereka anut. Pada umumnya kaum sufi memahami ayat-ayat alqur’an bukan sekedar dari lahir yang tersurat  saja. Namun mereka memahaminya secara bathin atau yang tersirat.

A.   Pengertian Tafsir Shufi

     Tafsir sufi  adalah tafsir yang ditulis oleh para sufi.[1] Sesuai dengan pembagian dalam dunia tasawwuf tafsir ini juga dibagi menjadi dua yaitu tafsir yang sejalan dengan tashawwuf an Nazhari disebut Tafsir al Shufi al Nazhri, dan yang sejalan dengan tashawwuf amali disebut tafsir al faidhi atau tafsur al isyari. Baca entri selengkapnya »

Filed under: Ilmu Tafsir, Tasawuf, , , , , , , ,

AL-QUR’AN DAN TAFSIR SUFI

Sesungguhnya Al-Qur’an itu ada [makna] lahir dan ada batinnya. Untuk setiap batin ada batinnya, sampai tujuh lapis [makna] batin.

Hadis

Al-Qur’an adalah landasan pokok seluruh ajaran Sufi. Sesuai dengan ciri utama Tasawuf yang lebih menekankan kepada dzauq (rasa) dan aspek esoteris (ruhani, batiniah), maka tafsir Sufi atas Al-Qur’an tak jarang amat berbeda dengan tafsir yang biasa kita kenal. Kadang tafsir Sufi disebut juga ta’wil. Tafsir Sufi banyak berhubungan dengan “rahasia-rahasia” di balik teks lahiriah (literal) yang maknanya tak aus oleh dinamika perubahan-perubahan dalam sejarah.

Menurut Sufi, kemampuan seseorang dalam memahami makna Al-Qur’an amat bergantung kepada derajat dan kualitas keruhanian. Imam Ja’far as-Shadiq mengatakan bahwa Kitab Allah meliputi empat perkara: ibarat, isyarat, lathaif dan haqaiq. Ibarat adalah bagi orang awam, isyarat adalah bagi orang khusus, lathaif adalah bagi para Wali Allah, dan haqaiq adalah bagi para Nabi. Baca entri selengkapnya »

Filed under: Ilmu Tafsir, Tasawuf, , , , , , ,

Perkembangan Ilmu-Ilmu Alquran oleh: H. Maragustam Siregar, Prof. Dr. M.A.

5 Januari 2011 oleh maragustamsiregar

Dari berbagai definisi tersebut maka ruang lingkup pembahasan Ulumul Qur’an ialah seluruh cakupan ilmu yang lengkap yang ada hubungannya dengan Al-Qur’an berupa ilmu-ilmu agama, seperti ilmu tafsir, maupun ilmu-ilmu bahasa Arab seperti ilmu I’rabil Qur’an. Dia mencakup berbagai cabang ilmu yang bersangkut dengan al-Qur’an, dengan menitik beratkan pada pembahasan masing-masing. Sehubungan dengan ruang lingkup pembahasan Ulumul Qur’an itu luas dan mendalam, maka mempelajari ilmu ini sangat penring artmya, terutama apabila seseorang ingm menafsirkan Al-Qur’an.  Tanpa mengetahui ilmu ini maka seseorang dalam menafsirkan Al-Qur’an sangat besar kemungkinan salah bahkan sesat dan menyesatkan orang lain. Baca entri selengkapnya »

Filed under: Ilmu Tafsir, , , , , , , ,

Kaidah Mufassir

Dalam pendahuluan ini kami membicarakan tentang Mufassir dan Kaidah Penafsiran dan di dalamnya terdapat tiga hal yang perlu diperhatikan. Berikut di bawah telah kami tuliskan karena itu merupakan hal yang sangat penting dalam memahami bagaimana cara seorang mufassir menafsirkan Al-Qur’an dengan baik dan juga mempelajari aspek-aspek yang diperlukan seorang mufassir dalam menafsirkan Al-Qur’an dengan menerapkan dan mempelajari syarat-syarat, ilmu-ilmu, dan kaidah-kaidah serta adab dengan baik terutama penguasaan dalam bahasa Arab karena apa yang dilakukannya nanti dalam menafsirkan kitab suci Allah yaitu Al-Qur’an dapat diterima kebenaran/keshohihan tafsir tersebut. Baca entri selengkapnya »

Filed under: Ilmu Tafsir, , , , , , , , , , ,

Iqra

Oleh Prof Dr Nasaruddin Umar

01 Feb 2010

 

Mengapa ayat pertama dalam Alquran berupa kalimat perintah iqra (bacalah)? Mengapa perintah itu untuk seorang yang buta huruf {ummy)?

Prof Hull dalam karya monu-mentalnya History and Philosophy of Science mengungkap salah satu misteri iqra. Menurut Hull, siklus pergumulan antara agama dan ilmu pengetahuan terjadi setiap enam abad. Ia memulai penelitiannya dengan mengkaji abad VI SM sampai abad I M. Baca entri selengkapnya »

Filed under: Ilmu Tafsir, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Misteri Inisial Al-Qur’an

 

Dalam Al-Qur’an terdapat dua puluh sembilan surat yang dimulai dengan huruf atau huruf-huruf yang biasa disebut huruf ‘tahajji’ atau huruf muqatta’ah. Huruf muqatta’ah artinya adalah huruf yang dibaca sesuai nama huruf tidak berdasarkan barisnya (tidak ada kasrah, dhamah atau fathah) namun fungsi tasydid tetap berlaku. Contoh paling depan adalah rangkai huruf ‘Alif Lam Mim’ pada surah Al-Baqarah, sementara yang paling duluan turun adalah‘Nun’ pada surah Al-Qalam.

Ada empat belas huruf yang menjadi unsur gabungan atau berdiri sendiri yang mewakili keseluruhan hurup dari aspek pembunyiannya. Ilmu fonetik menyebutkan bahwa bunyi vocal timbul dari hembusan udara yang keluar dari paru-paru kita, bunyi itu ditentukan oleh cara bernafas lewat berbagai alat bicara yaitu tenggorokan, berbagai macam posisi lidah, di tengah atau di bagian langit-langit mulut atau di bagian gigi, juga berbagai gerak bibir. Baca entri selengkapnya »

Filed under: Ilmu Tafsir, , , , , , , , , , ,

Makki – Madani

Demi Allah yang tida Ilah selain Dia, tiada satu surat dari kitab Allah yang diturunkan kecuali aku pasti tahu di mana surat itu diturunkan. Dan tiada satu ayat pun dari kitab Allah kecuali aku pasti tahu mengenai apa ayat itu diturunkan. Sekiranya aku tahu ada seseorang yang lebih tahu daripada aku mengenai kitab Allah, yang dapat dijangkau dengan untaku, niscaya kupacu untaku untuk menemuinya.”

Perhatiaan Para Sahabat, Tabi’in dan Ulama terhadap Surat Makki Dan Madani.
Kita dapati para pengemban petunjuk yang terdiri dari para sahabat dan tabi’in dan generasi sesudahnya meneliti dengan cermat tempat turunnya Al-Qur’an ayat demi ayat, baik dalam hal waktu ataupun tempatnya. Penelitian ini merupakan pilar kuat dalam sejarah perundang-undangan Islam. Kita lihat Ibnu Mas’ud mengatakan, Baca entri selengkapnya »

Filed under: 2. Al-QURAN, Ilmu Tafsir, , , , , , , , , , , , , ,

Isra Mikraj dalam Tiga Diskursus

Fenomena Isra Mikraj memiliki makna yang multiperspektif. Di antaranya makna sosial-kemanusiaan, filosofis, teologis, dan saintis. Dalam pemikiran keislaman, Isra Mikraj merupakan salah satu tema yang ramai dipolemikkan. Fenomena ini menjadi salah satu yang turut memberikan kontribusi terhadap dinamika pemikiran keislaman. Baik itu dalam bidang tafsir Alquran, sejarah Islam, maupun kajian tentang mukjizat. Tulisan ini mencoba menarik dinamika tafsir tentang Isra Mikraj sebagai sebuah diskursus yang bermuara pada tema-tema besar dalam bidang filsafat dan agama.

Filed under: Ilmu Tafsir, , , , , , , , , , ,

RUANG LINGKUP ULUM QURAN


Al-qur’an adalah kalammullah yang diturunkan kepada nabi muhammad lewat perantara malaikat Jibril sebagai mu’jizat. Al-Qur’an adalah sumber ilmu bagi kaum muslimin yang merupakan dasar-dasar hukum yang mencakup segala hal, baik aqidah, ibadah, etika, mu’amalah dan sebagainya.

وَنَزَّلْنَا عَلَيْكَ الْكِتَـبَ تِبْيَانًا لِّكُلِّ شَىْءٍ وَهَدَى وَرَحْمَةً وَبُشْرَى لِلْمُسْلِمِينَ

Dan Kami turunkan kepadamu Al Kitab (Al Quran) untuk menjelaskan segala sesuatu dan petunjuk serta rahmat dan kabar gembira bagi orang-orang yang berserah diri. (Q.S.An-Nahl 89) Baca entri selengkapnya »

Filed under: 2. Al-QURAN, Ilmu Tafsir, , , , , , , ,

Kitab 9 Imam Karya Cak Halim

Yang Sering Dibaca

RSS FB denmashadlir

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS HUMOR GUSDUR

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Twitter Terbaru

Kamus Lisanul Arab Online

Bersama Menjaga al-Quran Dengan Qiraati

Ngaji Online

Quranic Explorer (online)

Sebab Turun Ayat (kajian Online)

Tafsir Al-Mizan (Sayid Muh. Husain Taba-Tabai)

DOKUMENT

SILATURRAHIM

free counters

weblogs
Please do not change this code for a perfect fonctionality of your counter weblogs
clock