Santri Qiraati

referensi metode ilmu baca al-Quran

Qunut

*Dalil Qunut Witir Pada Pertengahan Terakhir Bulan Ramadhan.*

Al Imam Al-Baihaqi dalam kitabnya Ma’rifatus Sunani wal Atsar dan As-Sunan al Kubra pada “Bab Man Qaala Laa Yaqnut fil Witri Illaa Fin Nishfil Akhiri Min Ramadhan (Bab tentang Orang yang mengatakan bahwa tidak berqunut kecuali pada pertengahan terakhir bulan Ramadhan) menyebutkan beberapa riwayat, diantaranya Al-Imam Al-Syafi’i rahimahullah berkata :

قال الشافعي: ويقنتون في الوتر في النصف الآخر من رمضان، وكذلك كان يفعل ابن عمر، ومعاذ القاري

“Mereka berqunut didalam shalat witir pada pertengahan akhir bulan Ramadhan, seperti itulah yang dilakukan oleh Ibnu ‘Umar dan Mu’adz Al-Qari”

عن نافع، «أن ابن عمر كان لا يقنت في الوتر إلا في النصف من رمضان

“Dari Nafi’ : Bahwa Ibnu ‘Umat tidak berqunut di dalam shalat witir, kecuali pada pertengahan dari bulan Ramadhan (pertengahan akhir)”

أن عمر بن الخطاب «جمع الناس على أبي بن كعب، فكان يصلي لهم عشرين ليلة ولا يقنت بهم إلا في النصف الباقي» . فإذا كانت العشر الأواخر تخلف فصلى في بيته، فكانوا يقولون: أبق أبي
“Sesungguhnya Umar bin Khaththab mengumpulkan jama’ah shalat Tarawih pada Ubay bin Ka’ab, mereka shalat selama 20 malam, dan mereka tidak berqunut kecuali pada pertengahan terakhir bulan Ramadhan. Ketika masuk pada 10 akhir Ubay memisahkan diri dan shalat di rumahnya, maka mereka mengira dengan mengatakan : Ubay telah lari”.

عَنْ مُحَمَّدٍ هُوَ ابْنُ سِيرِينَ، عَنْ بَعْضِ أَصْحَابِهِ ” أَنَّ أُبَيَّ بْنَ كَعْبٍ أَمَّهُمْ، يَعْنِي فِي رَمَضَانَ، وَكَانَ يَقْنُتُ فِي النِّصْفِ الْأَخِيرِ مِنْ رَمَضَانَ
“Dari Muhammad bin Sirin, dari sebagian sahabatnya, bahwa Ubay bin Ka’ab mengimami mereka, yakni pada bulan Ramadhan, ia berqunut pada pertengahan terakhir bulan Ramadhan”

عَنِ الْحَارِثِ، عَنْ عَلِيٍّ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ ” أَنَّهُ ” كَانَ يَقْنُتُ فِي النِّصْفِ الْأَخِيرِ مِنْ رَمَضَانَ

“Dari Al-Harits, dari ‘Ali radliyallahu ‘anhu, bahwa ia berqunut pada pertengahan terakhir dari bulan Ramadhan”

عن سَلَام يَعْنِي ابْنَ مِسْكِينٍ، قَالَ: ” كَانَ ابْنُ سِيرِينَ يَكْرَهُ الْقُنُوتَ فِي الْوِتْرِ إِلَّا فِي النِّصْفِ الْأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ

“Ibnu Miskin berkata : Ibnu Sirin tidak menyukai qunut didalam shalat Witir, kecuali pada pertengahan akhir shalat bulan Ramadhan.”

عن قَتَادَة قَالَ: ” الْقُنُوتُ فِي النِّصْفِ الْأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ

“Dari Qatadah : Qunut dilakukan pada pertengahan akhir bulan Ramadhan.”

Qunut

Dalil yang dijadikan pedoman untuk mensunahkan qunut adalah hadist Nabi Muhammad SAW :

عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكِ قَالَ مَا زَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقْنُتُ فِى اْلفَجْرِ حَتَّى فَارَقَ الدُّنْيَا (رواه أحمد)

Diriwayatkan dari Anas bin Malik R.A “Beliau berkata, “Rasululloh senantiasa membaca qunut ketika shalat subuh sehingga beliau wafat.” (HR. Ahmad).

Pakar hadis Muhammad bin Alan as-Sidiqi dalam kitabnya Al-Futuhat Ar-Rabbaniyah mengatakan bahwa hadis ini yang benar dan diriwayatkan serta disahihkan oleh golongan pakar yang banyak yang banyak hadist.

Iklan

Filed under: Doa & Ijazah

Malam Sya’ban

Nama Lain dari Malam Nisfu Sya’ban

1. Lailatul ‘Iedul Malaikat
Malaikat juga mempunyai 2 hari raya (hari raya makhluk langit) yaitu pada malam hari
1. Malam Nisfu Sya’ban
2. Malam Lailatul Qodr

2. Lailatul ‘Itqi (ليلة العتق)
Sayyidah Fatimah dawuh :
Kanjeng Nabi Muhammad SAW Ngendika, Malaikat Jibril pada malam ini (malam nisfu sya’ban) datang dan membawa kabar bahwa Allah Swt, membebaskan ahli neraka sebanyak bulu² sekumpulan domba bani Kalbin. (Bani yg terkenal mempunyai banyak domba)

Namun ahlu neraka yg tdk dapat dibebaskan.
– Orang yg Musyrik
– Orang yg satru (tdk saling menyapa) & wafat sblm taubat
– Orang yg memutus tali sulaturahmi dg sanak saudara
– Orang yg memanjangkan Jubahnya , sarungnya , celananya sampai nyeret ke tanah disertai dg perasaan takabbur (sombong).
– Orang yg menyakiti hati orang tua
– Orang yg meminum minuman keras & wafat sebelum dia taubat.

3. Lailatul Hayat
Nabi Saw Dawuh, Barang Siapa yg menghidupkan malam ‘idul fitri, ‘idul adha, malam nisfu sya’ban hatinya tidak akan mati, disaat hati orang lain mati.

4. Lailatul Maghfiroh wa Rohmah
Pada malam nisfu Sya’ban Allah akan mengampuni kepada siapa saja yg meminta ampunan-Nya, Allah akan memberikan kawelasan kepada siapa saja yg meminta Rohmat-Nya.

5. Lailatus Syafa’ah
Ketika Malam 13 Sya’ban Nabi Muhammad Saw memohon kpd Allah untuk mensyafa’ati Ummatnya , dan Allah mensyafaati ⅓ dari Ummat kanjeng Nabi Muhammad Saw, kemudian pada malam 14 Sya’ban beliau memohon kembali kpd Allah Swt utk mensyafaati Ummatnya, kemudian Allah mensyafaati Ummat kanjeng Nabi Muhammad ⅓ lagi. Dan dimalam 15 sya’ban (nisfu sya’ban) Beliau memohon kpd Allah Swt untuk mensyafaati ummatnya , kemudian Allah mensyafaati ⅓ ummat Nabi Muhammad sehingga Seluruh Ummat beliau kelak akan mendapatkan Syafaat.
(Kecuali yg membangkang / tidak taat thd ajaran Rosulullah SAW).

Senin, 30 April 2018
KH. Jamaluddin Achmad

Filed under: Doa & Ijazah

Ijazah Doa Untuk Ibu Hamil

SETIAP BAKDA SHOLAT LIMA WAKTU HADIAH AL FATIHAH KEPADA :
1. Nabi Muhammad SAW.
2. Siti Maryam, Ibu Nabi Isa AS.
3. Siti Khadijah, Istri Nabi Muhammad SAW.
4. Siti Fatimah Az-Zahra, Putri Nabi Muhammad SAW.
5. Ibu orang yang sedang hamil ( nenek bayi yang dikandung).
6. Anak ( janin ) yang sedang di kandung, kemudian berdoa sebagai berikut : Baca entri selengkapnya »

Filed under: Doa & Ijazah, , , , , , ,

KAMAR PENGANTIN

PEPUNDHEN

DOKUMENT

SILATURRAHIM

free counters